tips menggunakan blt umkm

Kamu dapat BLT UMKM? Mari merapat!

Kamu, sebagai pelaku UMKM, sudah dapat BLT dari pemerintah? Tapi kamu tahu-kah apa itu BLT?

BLT adalah singkatan dari Bantuan Langsung Tunai. Merupakan salah satu program pemerintah engan pemberian uang tunai atau beragam bantuan lainnya, baik bersyarat (conditional cash transfer) maupun tak bersyarat (unconditional cash transfer) untuk masyarakat miskin.

Pada artikel ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk kamu yang menerima bantuan dana dari pemerintah, tapi sebelum itu kamu perlu tau dulu apakah uang tersebut sudah masuk atau belum.

Silahkan baca, cara periksa uang BLT yang masuk!

Cara periksa uang BLT yang masuk

Jika ingin periksa apakah kalian mendapatkan jatah BLT atau tidak, kalian dapat langsung mengikuti langkah berikut:

  1. Silahkan kunjungi halaman ini.
  2. Siapkan nomor KTP kalian
  3. Silahkan masukan nomor KTP kalian kedalam formulir yang tersedia, jangan lupa untuk memasukan kode verifikasi dan setelah itu klik “process inquiry”

Bagi yang sudah mendapatkan bantuan uang sebesar 2,4 Juta dari pemerintah, silahkan ikuti tips berikut ini.

1. Pastikan untuk hal yang produktif

Tidak memungkiri bahwa usaha kamu tidak sedang dalam kondisi sepi. Ini kesempatan untuk mengembangkan bisnis dengan modal tambahan dari pemerintah.

Jika kamu ada kesempatan bisnis yang menggiurkan dan biasanya kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya, tidak ada salahnya menggunakan dana bantuan ini untuk hal-hal produktif.

Contohnya, mungkin bisnis kamu adalah bisnis menjahit APD (Alat Pelindung Diri) yang pasti sekarang sedang dibutuhkan untuk para tenaga medis. Penjualan kamu sedang naik-naiknya, tetapi di saat yang bersamaan kamu kekurangan biaya untuk membeli bahan. Ada baiknya dana ini digunakan untuk membeli bahan tersebut.

Tetapi perlu di ingat, jangan digunakan untuk hal yang bersifat konsumtif, seperti membeli barang baru yang sebenarnya tidak dibutuhkan pada saat itu.

2. Membayar pokok hutang

Di saat pandemi ini, banyak UMKM yang mungkin memiliki hutang dan terlilit cicilan hutang yang harus dibayarkan per bulannya. Beban untuk cicilan pun semakin berat.

Kalau memang uang bantuan tunai dari pemerintah bisa digunakan untuk membayar pokok hutang kamu, kenapa tidak?

Setidaknya, keuangan usaha kamu bisa lebih lega dan kamu bisa fokus lagi ke hal-hal yang lain seperti meningkatkan penjualan, mengatur budget pengeluaran usaha, dan lain-lain

3. Simpan sebagai dana darurat

Jika kedua hal sebelumnya bukan menjadi beban kamu atau sudah tidak ada hal lain yang membutuhkan uang ekstra, ada baiknya uang bantuan tersebut disimpan sebagai kas darurat yang sewaktu-waktu bisa dibutuhkan. Dana darurat itu, bisa saja kamu gunakan untuk keperluan mendesak di kemudian hari.

Meskipun idealnya keuangan usaha dan keuangan pribadi tidak boleh dicampur, akan tetapi dalam situasi ekstrim seperti pandemi ini, mungkin ini bisa menjadi opsi terakhir untuk bertahan di kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Kesimpulan

Kamu tidak harus mengikuti yang di sarankan di sini, bisa saja kamu punya hal lain yang membutuhkan uang itu. Tetapi selalu ingat, selama pandemi ini belum selesai jangan menghamburkan pengeluaran untuk hal yang tidak perlu.

Kamu harus bangga sebagai UMKM, karena kamu-lah sebagai pahlawan penopang ekonomi Indonesia, bukan korporasi besar.

Jadi bijaklah mengelola keuangan kamu demi usaha, keluarga, dan ekonomi bangsa ini.


Penulis: Andreas Christiansen

Editor: Lawrence Philemon

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe today

Subscribe our Newsletter