jenis jenis investasi finansial

Mau Berinvestasi? Kenali Jenis Investasi!

Alangkah baiknya untuk kamu tidak mengendapkan uang tabunganmu di bank saja karena nilainya seiring waktu akan menurun. Lebih baik jika kamu bisa mulai berinvestasi.

Apa itu investasi?

Definisi investasi sebenarnya hanyalah sesederhana modal yang kamu habiskan untuk mendapatkan return lebih dari modal tersebut, tentu dengan resiko-resiko yang ada.

Dalam hal ini, banyak hal yang dapat disebut investasi, beberapa di antaranya: investasi saham, investasi properti, dan investasi surat hutang/obligasi. Kita akan bahas semuanya. Baca terus ya!

Jenis Investasi

1. Investasi Saham

investasi saham
Ilustrasi Investasi Saham

Investasi Saham adalah investasi dengan resiko tertinggi tetapi dengan return tertinggi. Di dalam saham pun ada kelas-kelas return dan resikonya.

Apa itu sih saham? Saham sendiri dapat didefinisikan sebagai kepemilikan sebuah usaha yang kamu miliki. Jika kamu membuka bisnis, nah ini juga bisa disebut investasi saham.

Investasi ini cocok untuk orang yang memiliki profil resiko yang relatif tinggi secara kesiapan mental, kondisi finansial, dan umur. Biasanya investasi jenis ini cocok untuk orang yang bermental pengambil resiko tinggi, kondisi finansial yang lumayan stabil, dan umur yang masih muda.

2. Investasi Pendapatan Tetap

Mau Berinvestasi? Kenali Jenis Investasi! - LABABOOK
Deposito Bank adalah contoh investasi pendapatan tetap

Nah, Investasi jenis Pendapatan Tetap ini memiliki ciri adanya pendapatan yang rutin dalam jangka waktu tertentu.

Contoh dari Investasi ini adalah deposit berjangka dan obligasi (surat hutang). Resiko yang sering dihadapi adalah pihak yang dihutangkan tidak dapat membayar. Tetapi resiko ini relatif kecil dibandingkan saham, tentu dengan return yang kecil pula.

Investasi jenis ini cocok untuk orang-orang dengan mental resiko yang rendah, kondisi finansial yang belum terlalu stabil, dan umur yang sudah relatif memasuki masa pensiun.

3. Investasi Properti

Mau Berinvestasi? Kenali Jenis Investasi! - LABABOOK
Investasi Properti Ilustrasi

Dilihat dari jenis return dan resikonya, investasi properti sebenarnya adalah kombinasi dari dua investasi di atas. Harga properti akan mengikuti pergerakan saham, yaitu pergerakan pertumbuhan ekonomi.

Di lain waktu, jika kamu bisa menyewakan properti kamu, maka akan mendapatkan Pendapatan Tetap sama seperti investasi Pendapatan Tetap.

Bedanya dengan investasi di atas adalah jika kamu invest di properti, maka kamu juga bisa menggunakannya untuk tujuan-tujuan seperti rumah tinggal, berbisnis, dan lain-lain.

Profil resiko yang diambil pun cenderung tingkat menengah. Dan bila kamu bisa berinvestasi dengan KPR, seringkali return yang didapat bisa melibihi return saham.

Dilihat dari cara di atas, mana sih investasi yang cocok dengan kondisi kamu sekarang? Tulis di komentar ya!


Penulis: Andreas Christiansen

Editor: Lawrence Philemon

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe today

Subscribe our Newsletter