pentingnya laporan keuangan usaha untuk UMKM

Pentingnya Laporan & Pencatatan Keuangan untuk UMKM

Sejak Bulan Maret awal mulanya Pandemi Covid-19 ini dimulai, keadaan ekonomi di Indonesia terus menurun, hingga akhirnya Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) sebagai penggerak perekonomian di Indonesia.

Sebagai salah satu pilar yang paling penting di Indonesia, penting sekali bagi pengusaha untuk mengetahui pentingnya laporan dan pencatatan keuangan untuk usaha mereka. Bahkan dapat dikatakan bahwa ini paling vital, karena ini menjadi salah satu alat untuk tolak ukur keberhasilan terhadap usaha besar atau UMKM.

Jika kamu adalah pengusaha baru di UMKM, maka kamu perlu mengetahui cara membuat laporan keuangan untuk usaha kamu sendiri.

Di sini, kamu akan belajar bagaimana cara membuat laporan keuangan untuk UMKM sederhana, tapi sebelum sampai kesana mari kita bahas terlebih dahulu pentingnya laporan dan pencatatan keuangan untuk UMKM, hingga jenis buku laporan sederhana untuk UMKM.

Yuk mari disimak terus.

1. Sebagai sumber untuk mengambil keputusan

Siapa di sini yang pengusaha tidak mau usahanya berkembang? Pasti semua pengusaha ingin berkembang dan yang penting untung.

Laporan dan pencatatan keuangan yang rapi juga enak dipandang, dapat memudahkan untuk mengetahui apakah usaha sedang naik, turun atau staknan.

Jika sudah mengetahui keadaan usaha sekarang, tentu kamu sebagai pengusaha mudah untuk menentukan langkah selanjutnya kan?

2. Sebagai acuan untuk perhitungan laporan pajak

Sebagai pengusaha yang baik, akan selalu taat bayar pajak. Fungsi Laporan dan Pencatatan keuangan UMKM yang baik akan membantu kamu sebagai pengusaha ketika sedang melaporkan pajak yang harus di bayar.

Setelah mengetahui pentingnya laporan dan pencatatan keuangan untuk UMKM, selanjutnya yang perlu diketahui adalah buku laporan yang harus dimiliki oleh pelaku usaha UMKM. Simak terus!

Laporan Keuangan Sederhana yang harus dimiliki oleh UMKM

1. Buku Arus Kas

Buku Arus kas ini harus bersifat riil, biasanya digunakan untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan uang dalam suatu periode. Tujuan dibuatnya buku arus kas ini untuk memberikan gambaran kegiatan operasi, investasi maupun pendanaan.

2. Buku Persediaan Barang

Buku persediaan barang ini mempunyai fungsi untuk merekam persediaan barang di dalam inventory kamu. Sehingga kamu dapat mengatur pengeluaran dan pemasukan barang yang ada di toko kamu.

3. Buku Pembelian

Buku laporan sederhana untuk pembelian ini untuk merekam kegiatan pembelian barang yang terjadi di toko kamu, dan biasanya hanya mencatat pembelian yang dilakukan tidak menggunakan uang tunai. Pencatatan ini harus dicatat dengan rapi dan ber-urutuan dan hanya mencatat nomor faktur pembelian.

4. Buku Penjualan

Di dalam buku ini, kamu hanya perlu mencatat penjualan barang yang dilakukan dalam periode waktu tertentu.

5. Buku Biaya

Di dalam buku ini, biasanya adalah pencatatan tentang segala bentuk biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan dalam toko kamu maupun pemasarannya.

6. Buku Hutang

Seperti namanya saja, buku ini memang untuk mencatat utang perusahaan dalam pembelian barang dalam periode tertentu. Buku ini sangat penting, karena mencatat nominal utang serta tanggal jatuh tempo untuk pembayaran berikutnya.

7. Buku Piutang

Buku piutang digunakan untuk mencatat tunggakan pembelian oleh pelanggan ke perusahaan.

Biasanya di buku ini terhadap jejak tanggal pelanggan itu membeli, jeni dan nama barang yang di beli, beserta dengan nominal piutangnya.

Buku ini menjadi sangat penting untuk toko kamu, karena sebagai pengingat untuk menagih hutang ke pelanggan.

Pada umumnya, para pengusaha tradisional akan memiliki buku-buku tersebut untuk membantu mereka mencatat keuangannya sehingga menjadi lebih rapi dan mudah untuk dibaca.

Jika kamu adalah pengusaha baru dan masih awam dengan pencatatan laporan sederhana itu, tidak perlu bingung! 

Aplikasi LABABOOK menjadi solusi untuk pencatatan laporan keuangan untuk UMKM.

Karena di LABABOOK, buku-buku manual itu semuanya sudah terintegrasi di dalam satu aplikasi, dari pencatatan transaksi penjualan, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan hutang hingga kamu bisa membagikan bukti penjualan (INVOICE) ke pelanggan kamu!

Selain dari itu, jika kamu punya banyak usaha, kamu bisa membuat buku laporan usaha kamu yang lain di dalam satu aplikasi, jadi tidak perlu repot untuk membeli buku lagi jika membuka usaha yang baru, dan penggunaannya pun juga mudah!

Sebagai informasi tambahan, kamu tidak perlu khawatir karena aplikasi LABABOOK 100% aman dan juga gratis! Download sekarang!

Kesimpulan

Dari artikel di atas kamu memahami pentingnya laporan dan pencatatan keuangan untuk UMKM. Jadi penting sekali untuk kamu mencatatnya secara berkala, sehingga memudahkan kamu untuk mengetahui kondisi usaha kamu.

Jangan lupa untuk mencatatnya di Aplikasi LABABOOK, sehingga kamu langsung tahu keuntungan kamu pada hari itu, ga pake ribet! Tersedia di Playstore and AppStore


Penulis: Andreas Christiansen & Lawrence Philemon

Editor: Lawrence Philemon

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe today

Subscribe our Newsletter