perbedaan toko online dan offline

Perbedaan Jualan Online dan Offline

Mengikuti perkembangan teknologi, sekarang orang sudah dapat berjualan di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Modalnya cuma koneksi internet dan niat untuk berjualan. Apa sih perbedaan jualan online atau offline? Simak terus ya!

Target Pasar

Target market berjualan online dan offline pasti berbeda, dan tidak semua orang di Indonesia mempunyai akses Internet. Walaupun jaman sekarang ini internet sudah menjadi kebutuhan umum, akan tetapi tidak semua orang dapat menggunakannya.

Sudah ada akses internet-pun, tidak semua orang fasih menggunakannya. Kebanyakan dari mereka yang menjadi pengguna fasih adalah orang yang umumnya tinggal di kota besar.

Tempat Berjualan

Tempat berjualan yang terkenal sebelum internet merajalela adalah mall, pasar, ruko, dan terkadang harus memiliki tempat tertentu.

Di dunia maya hal-hal ini masih ada, tetapi bertransformasi menjadi toko online. Contohnya, beberapa “pasar” jaman sekarang adalah Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Instagram Shopping, Facebook Market, dan website sendiri. Masing-masing platform memiliki karakteristiknya masing-masing.

Toko online sudah seperti menjadi mall pada saat ini, dimana orang dapat mencari, melihat dan sekaligus membeli barang langsung dari toko itu. Berbeda dengan Instagram yang memang digunakan untuk kepentingan branding. Instagram sebenarnya dapat di umpamakan sebagai mall/ruko di mana kalian bisa merenovasi toko sehingga bisa menaikan nilai dari brand tersebut.

Dari kedua platform tersebut, target pasar tentu juga berbeda dan teknik berjualan berbeda. Seperti kalian berjualan di mall atau di pasar tradisional.

Cara Penjualan

Dilihat dari segi platform dan target market teknik menjualnya berbeda.

Di dunia nyata kalian bisa menunjukan barang jualan kalian secara langsung, dan calon pembeli bisa melihat bahkan mencoba barang kalian. Di toko online, kalian tidak bisa melakukan itu.

Maka dari itu, kalian harus bisa meyakinkan calon pembeli tanpa melihat barangnya.

Yang penting dari toko online adalah kata-kata promosi harus menarik dan foto produk juga harus menarik, karena dua hal inilah yang bisa menarik pembeli.

Karena itu penting untuk memperhatian dari kualitas foto produk dan deskripsi dari barang yang di jual, karena kedua itu adalah hal yang krusial.

Kesimpulan

Dilihat dari poin-poin di atas kita dapat menyimpulkan bahwa semua tergantung dari 3 faktor di atas.

Contoh kita mau berjualan baju di salah satu toko online, dan target pasar adalah wanita umur 35 tahun ke bawah. Maka dari foto produk dan konten juga harus di sesuaikan dengan target wanita dan umur 35 tahun ke bawah.

Di platform yang digunakan, kita juga harus berjualan dengan memperhatikan harga barang. Karena di toko online maupun Instagram Shopping, kita secara langsung bersaing dengan penjual lainnya.


Penulis: Andreas Christiansen

Editor: Lawrence Philemon

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe today

Subscribe our Newsletter