pengaruh suku bunga BI terhadap bisnismu

Suku Bunga BI: Apa pengaruhnya ke bisnis kamu?

 

Apakah kalian sering baca berita ekonomi dan bisnis? Jika iya, pasti pernah dengar tentang suku bunga BI. Kalau di media-media pasti pada heboh. Tapi apa pengaruhnya ke bisnis?

Pengertian Suku Bunga BI

Suku Bunga BI bisa diartikan sebagai bunga yang dikenakan ke bank untuk meminjam uang.

Contoh, bank swasta biasanya meminjam uang ke BI, setelah itu uang tersebut di pinjam oleh para pelaku usaha UMKM.

Contoh, para pelaku usaha ke berhutang ke bank swasta (seperti Bank BCA, Mayapada, BRI, dan lain-lain) dengan bunga 10% dan suku bunga BI pada saat itu sebesar 4%, jadi keuntungan bank sekitar 6% per tahun. Paham kan?

Secara sederhana, bank akan mempertahankan keuntungan mereka di 6%. Maka bunga yang dipinjam para pelaku UMKM akan tergantung dari suku bunga BI+ % keuntungan bank.

Pengaruh Suku Bunga BI terhadap usaha

Jika nanti suatu hari suku bunga naik, maka para pelaku UMKM akan meminjam dengan bunga yang lebih tinggi. Alhasil, pinjaman semakin mahal dan akan sedikit UMKM yang meminjam ke bank. Jika pinjaman semakin sedikit, otomatis daya beli akan semakin rendah.

Ini efek-efeknya jika daya beli rendah:

  • Pelanggan UMKM akan membeli lebih sedikit
  • Penjualan akan menurun
  • Inflasi akan menurun

Jika suku bunga sedang naik, pelaku usaha perlu berhati-hati dan jangan terlalu agresif untuk ekspansi atau melakukan pinjam. Di lain sisi, jika suku bunga menurun, itulah kesempatan untuk menambah hutang yang produktif.

Jadi sekarang kalau membaca berita seperti di atas sudah ngerti ya. Bisnis kamu akan melambat saat suku bunga BI naik, dan jika menurun bisnis kamu akan lebih ramai. Bijak-bijaklah meminjam dan ekspansi dalam bisnis ya!


Penulis: Andreas Christiansen

Editor: Lawrence Philemon

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe today

Subscribe our Newsletter